• Jelajahi

    Copyright © Intai Borneo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tes iklan aras

    Penyaluran Solar di SPBU AKR Parindu Disorot, Muncul Pengakuan Mantan Operator

    13 January 2026, 4:54:00 PM WIB Last Updated 2026-01-13T09:54:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    SANGGAU - INB, Aktivitas penyaluran BBM jenis solar di SPBU AKR 20.3.1.005 yang berlokasi di Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah informasi yang diterima media ini menyebutkan adanya dugaan praktik penyaluran BBM yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.


    Salah satu sumber yang mengaku pernah bekerja sebagai operator, dan kini berperan sebagai pendamping atau pengajar operator, mengungkapkan bahwa terdapat penyaluran minyak industri non-subsidi yang diduga keluar melalui tangki atau mesin BBM subsidi. Menurut pengakuannya, BBM tersebut tidak dijual sebagai BBM industri secara resmi, namun tetap diklaim dalam sistem subsidi.


    “Minyak harus keluar dari mesin baru bisa diklaim subsidi. Dalam sebulan bisa sampai sekitar 10 tangki,” ujar sumber tersebut kepada Harapan Rakyat.


    Ia juga menyebutkan bahwa AKR ditunjuk untuk membantu penyaluran, dengan sistem kerja mengikuti ketentuan dari Pertamina. Namun dalam praktiknya, terdapat pola distribusi BBM yang dinilai janggal, seperti BBM yang datang pada sore atau malam hari namun baru dijual pada pagi hari, sementara pada malam hari tidak dilakukan penjualan.


    Saat ini, operasional SPBU disebut dijalankan oleh dua operator baru bernama Lina dan Isah, yang merupakan warga setempat. Menurut keterangan sumber, penjualan BBM solar dilakukan kepada kendaraan yang memiliki kelengkapan surat dan identitas kendaraan yang aktif, termasuk plat nomor yang harus terpasang dan sesuai, serta terpantau kamera pengawas (CCTV).


    Hingga berita ini diterbitkan, pengelola SPBU AKR 20.3.1.005, pihak AKR, maupun Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut. Media Harapan Rakyat masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang. (IP)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini